Advertisement

Responsive Advertisement (Contact Me!!!)

Panggung Pertama Endah N Rhesa di Ngayogjazz

Foto: Oscar Samosir
Ketika mendengar salah satu gendre musik yakni jazz, yang dibenakku adalah MAHAL. Sterotipe itu yang membuat saya pribadi malas untuk datang ke konser jazz. Bukan tidak mengapresiasi karya-karya musisi jazz sebenarnya, tapi lebih menghargai kantong saku yang semakin ke tanggal tua semakin menipis pula. Dibenak sebenernya selalu ingin hadir, walaupun diriku sama sekali nggak punya pengetahuan banyak tentang jazz, tapi alunannya selalu membuat kepalaku otomatis mengayun menikmati nada-nada yang dikeluarkannya.

Tapi label MAHAL ku kepada jazz nampaknya telah berhasil dipatahkan oleh sebuah event tahunan yang dikenal sebagai NGAYOGJAZZ. Tahun 2017 ini event tersebut diselenggarakan tanggal 18 November 2017 kemarin. Tema yang diusung sangat unik yakni "wani ngejazz luhur wekasane". Caru mencari akhirnya aku tau kalo tema itu berasal dari pepatah budaya jawa yakni "wani ngalah luhur wekasane" yang artinya "berani ngalah akan mendapatkan kemuliaan. Jadi jika kembali ke tema ngayogjazz tahun ini kita dapat mentranslate artinya yakni "berani ngejazz akan mendapat kemuliaan."

Yupp, tema itu cukup sinkron dengan tujuan event ini. Kamu gak perlu menggali harta disakumu dalam-dalam, cukup menyumbang buku tulis atau buku gambar yang masih kosong, kamu bisa menikmati acara ini loh. Nantinya buku-buku itu akan disumbangkan ke anak-anak yang kurang mampu. Gimana, singkon kan sama tema yang diusung sama Ngayogjazz.........

Nggak begitu lama saya menghadiri event ini. Tujuan utama saya sebenernya ingin berburu foto dan informasi tentang acara ini. Insting hoby jurnalistikku mengundang saya untuk menggenggam stang motor dan menarik gas motor ke Dusun Kledokan, Sleman. Dann, entah jodoh atau nggak, waktu baru menurunkan standar motor, MC langsung mengundang Endah N Rhesa naik keatas panggung. Batin berbisik kalau hari ini aku beruntung langsung bisa mendapatkan moment ini.

Sebenernya gak cuma Endah N Rhesa sih, masih ada beberapa band keren yang tampil, salah satunya Gugun Blues Shelter. Cuma karena hari itu pengen ke Skaten, jadi gak sempet buat nonton Gugun Blues Shelter.

PERFORM ENDAH N RHESA
Foto: Oscar Samosir
Sore itu terlihat merahnya matahari yang ingin segera tertidur dalam malam. Saya menuruti intruksi juru parkir di area parkir yang kala itu tanahnya sedikit berlumpur karena tangisan langit. Saat kakiku ingin membariskan motor, MC sudah langsung memanggil Endah N Rhesa. Sontak, aku mengambil kamera dan mengganti lensa panjang untuk mendapatkan ditail perform Endah N Rhesa.

Suasana rame tapi tertib. Maklumlah ini bukan konser band rock semacam Endank Soekamti atau Slank yang selalu ada kelompok-kelompok anak Punk yang terkenal selalu girang ketika petikan melodi dimainkan.

Sudah tak ada spot istimewa (depan panggung pas) saat itu. Akhirnya saya dengan terpaksa berdiri ditengah kerumunan massa anak muda Yogyakarta. Gakpapa, lensa yang kbawa cukup mumpuni untuk melukis cahaya dari jarak yang cukup untuk mengadakan lari jarak pendek.

Foto: Oscar Samosir
Ohh ya, FYI aja, Endah N Rhesa adalah sepasang manusia yang sudah sepakat untuk mengikatkan janji setia dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. Asik banget ya, kerja bareng pasangan di panggung istimewa.

Kala itu mereka berdua membawakan beberapa lagu kebanggaan mereka. Tapi sayang yang ku ingat dan ku tahu hanya dua lagu.

Pertama mereka membawakan lagu andalan mereka yang berjudul "When You Love Someone". Lagu ini sangat cocok buat kalian yang lagi suka-sukanya sama orang nih. Sangat amat menggugah hati kalian yang hobynya selalu galau muluk. Jangan salah loh, banyak orang yang dengerin ini langsung baper maksimal. Termasuk saya juga kalik yaa.

Lagu When You Love Someone ini populer di era tahun 2015an kan ya. Tapi tau gak sih kalo lagu ini sebenernya masuk dalam album yang dibuat kisaran tahun 2005-2011 yang bernama Nowhere to Go.

Foto: Oscar Samosir
Dan satulagi nih mereka membawa salah stau single mereka yang cukup menggugah hatiku. Lagu itu berjudul "Thousand Candles Lighted".

Perlu diketahui kalo lagu itu merupakan lagu yang terinspirasi dari salah satu tokoh HAM populer di Indonesia yang telah meninggalkan kita semua, yakni Almarhum Munir.Lirik lagu ini ditulis oleh Goenawan Mohamad yang ditujukan untuk anak-anak Almarhum Munir.

Tapi saat itu aku mendengar liriknya kurang jelas. Maklum aja sih, listening ku jujur kurang baik. Jangankan bahasa asing bahasa Indonesia aja kadang masih sering salah hahahaha.

Walau kurang baik listeningku, saya berusaha mencari tahu liriknya. dan setelah saya membaca liriknya, memang benar, lirik lagu ini sangat amat menggugah hati ku. Kalau kalu tidak percaya, monggo search aja di mbah gugel.

Posting Komentar

0 Komentar