Bagi para pencari kerja / job seeker mencari pekerjaan adalah tujuan jangka pendek yang masuk dalam list catatan mereka. Job seeker aktif biasanya hafal beberapa jenis departemen yang ada di perushaan-perusahaan, tapi tak jarang juga mereka yang aktif mencari pekerjaan masih asing dengan beberapa jenis departemen di perusahaan, terutama buat mereka yang freshgraduate.
General Affairs nampaknya masuk
dalam kategori yang asing ditelinga freshgraduate. Berbeda ketika mendengar istilah
Accounting, Engineering, Mechanical, atau mungkin Sales. Oleh karena itu, buat
para freshgraduate atau job seeker yang belum mengetahui apa itu General
Affairs, mari simak ya.
General Affairs Secara Umum
Saya mungkin tidak bisa memuaskan anda yang ingin tahu lebih dalam mengenai General Affair, namun saya akan mencoba untuk menuliskan point-point mengenai General Affairs yang kemudian akan saya rangkumkan apa saja pekerjaan yang dilakukan.
General Affairs atau yang biasa disebut
GA adalah organ yang sangat penting dalam kelangsungan aktifitas sebuah
perusahaan. Hampir semua perusahaan pasti punya departemen GA. Biasanya
perusahaan dalam skala kecil hingga menengah atau yang masih baru, akan
menggabungkan GA dengan Departemen Human Resource. Beberapa dari kalian
mungkin pernah mendengar istilah HRGA atau HRDGA. Namun untuk perusahaan dalam
skala menengah hingga besar atau yang telah beroprasional lama, mereka akan
memisahkan kedua bagian tersebut. Jadi jangan kaget ketika ada Departemen General
Affairs yang berdisi secara independen.
Secara luas, GA adalah departemen
yang memiliki fungsi sebagai supporting dalam suatu perusahaan atau
paling sering disebut Departemen Umum pada masa lampau. Tugasnya adalah
memastikan kebutuhan karyawan (alat kerja, alat penunjang kerja dan
kesejahterahan karyawan) terpenuhi. Tidak cukup sampai disitu, GA juga
mempunyai tugas menjalin hubungan eksternal yang meliputi perizinan, CSR,
pengamanan, menjalin hubungan dengan stakeholders (pemerintah khususnya),
dan membangun hubungan yang baik dengan warga setempat jika posisi perusahaan
berada dalam pemukinan.
Seorang yang bertugas pada departemen
GA harus memiliki pribadi yang luwes, mampu berkomunikasi dengan baik, enerjik,
dan memiliki kreatifitas yang tinggi. Tuntutan itulah yang terkadang, kita
sebagai bagian dari GA, disebut “seksi acara” atau “seksi perlengkapan” dalam
sebuah perusahaan.
Dengan mobilitas pekerjaan yang
tinggi maka setiap personil departemen GA, wajib memiliki mental yang tanggung.
Itulah mengapa pengalaman berorganisasi selama mengenyam pendidikan menjadi
bekal yang penting untuk berkarir atau menggeluti dunia GA.
Kriteria Umum Menjadi Bagian General Affairs
Setalah kalian tahu secara umum apa
itu GA, maka selanjutnya akan saya bahas apa aja sih keriteria yang harus
disiapkan jika ingin bekerja dibidang ini. Tentu hal ini berdasarkan pengamatan
dan pengalaman saya selama bekerja.
Sebuah perusahaan dalam menjalankan
operasionalnya perlu memiliki sebuah organisasi yang dapat mensuport kegiatan
di perusahaan. General Affairs / GA merupakan organisasi yang dapat dibilang
80% merupakan penyuplai kebutuhan di perusahaan. Untuk GA perlu sekali memiliki
personil yang tangguh dan dapat melakukan pekerjaan lebih dari satu bidang.
Bidang pekerjaan yang luas dan
mobilitas yang tinggi, maka GA biasanya membutuhkan personil dengan keriteria
sebagai berikut:
A.
Keriteria
Umum
1.
Basic
Study
Sebenarnya
tidak ada patokan khusus asal atau background studymu berasal. Tidak seperti
Accounting yang mengharuskan personilnya memiliki background Akuntansi, atau
Engineering yang mengharuskan memiliki latar belakang Teknik.
Namun
biasanya yang dibutuhkan untuk posisi ini adalah Management, Hukum, Teknik
Sipil, atau Ilmu Pemerintahan.
Kenapa?
Karena latar belakang study tersebut mampu meng-cover sebagian besar pekerjaan
di GA. Misalnya perizinan, anak hukum memiliki basic analisis hukum yang baik,
atau building maintenance biasanya anak Teknik mampu mengatasi dan membuat
program preventifnya. Kemudian GA sering berkaitan dengan regulasi, anak hukum
dan ilmu pemerintahan sangat familiar dengan hal ini. GA juga mengelola asset
yang banyak sehingga anak management mampu malaksanakan perawatan asset yang
dimiliki.
Lalu,
yang mana yang dipilih dan memiliki peluang besar? Semua sama-sama memiliki
peluang besar. Hanya saja tergantung kebutuhan perusahaan. Namun jika bisa
menguasai banyak bidang, itu akan menjadi nilai plus tersendiri.
2.
Tingkat
Pendidikan
Pada
perusahaan pada umumnya, tingkat pendidikan merupakan tolak ukur menentukan
posisi jabatan karyawan. Tentu kategori ini akan menyesuaikan kebutuhan
perusahaan. Biasanya untuk urusan lapangan atau ekesekusi memiliki latar
belakang pendidikan SMA/SMK dan Diploma. Sedangkan untuk supervisi dibebankan
kepada orang yang memiliki tingkat pendidikan Sarjana, namun terkadang D3 – D4
pun bisa melakukan supervisi.
B.
Keriteria
Khusus
Maksud dari keriteria
khusus disini adalah tergantung dengan kebutuhan perusahaan. Berikut keriteria
khusus yang biasanya dibutuhkan oleh beberapa jenis perusahaan:
1.
Perusahaan
Manufaktur
Perusahaan
manufaktur disini artinya sebuah perusahaan yang mengelolah bahan mentah
menjadi bahan jadi atau setengah jadi. Ada beberapa perusahaan yang
menggabungkan GA dengan Maintenance. Namun kita asumsikan disini adalah
perusahaan manufaktur yang sudah berskala besar.
Biasanya
perusahaan ini mencari kandidat untuk mengisi GA dengan pengalaman organisasi,
memiliki skill negosiasi yang baik, mudah melakukan pendekatan terhadap orang
lain, memiliki relasi yang luas, dan juga memiliki keatifitas yang tinggi.
Jika
perusahaan yang dituju adalah perusahaan asing, bahasa yang dikuasai selain
bahasa Indonesia adalah minimal bahasa Inggris. Mengapa? Karena biasanya yang
mengurusi permasalahan perizinan Tenaga Kerja Asing (TKA) adalah GA. Selain
itu, GA juga pasti akan sering berkomunikasi dengan TKA, terkait fasilitas.
2.
Perusahaan
Properti
Untuk
perusahaan yang bergerak dibidang property, biasanya mereka membutuhkan
kandidat yang memiliki pengalaman dalam hal jual beli properti. Minimal
mengetahui dasar-dasar proses jual beli properti. Kemampuan analisis yang baik
juga diperlukan karena biasanya GA dan Legal akan menjadi satu. Secara umum,
kebutuhan personil GA di perusahaan properti hampir sama dengan perusahaan lainnya.
3.
Perusahaan
Logistik
Perusahaan
yang bergerak di bidang ekspedisi atau logistic biasanya membutuhkan personil
yang enerjik. Mereka dituntuk untuk menjadi pribadi yang kuat secara mental dan
fisik. Oleh karena itu yang dicari oleh perusahaan logistic atau ekspedisi
adalah pria.
Skill
yang harus dimiliki oleh personil GA adalah memiliki kemampuan serta pengetahuan
tentan perawatan kendaraan, memiliki pengetahuan menejemen asset, komunikasi
yang baik, dan juga memiliki skill negosiasi.
4.
Perusahaan
Keuangan
Jenis
perusahaan ini memiliki karakter rapi pada umumnya sehingga kandidat yang
dicari bias pria maupun perempuan. Kemampuan yang harus dimiliki adalah
pengetahuan tentang perbankan atau keuangan, pengelolaan asset, komunikasi yang
baik, negosisasi yang baik, dan memiliki penampilan yang rapi.
Pada
dasarnya setiap jenis perusahaan memiliki kualifikasi yang mirip-mirip untuk
mencari kandidat pada posisi GA. Namun kembali lagi, setiap perusahaan memiliki
kebutuhan yang berbeda-beda dan system organiasai yang berbeda-beda. Oleh
karena itu wajar bila kamu melihat terkadang lowongan kerja di bagian GA berbeda-beda
kualifikasinya. Tapi garis besarnya adalah kamu butuh yang namanya skill
komunikasi, negosiasi, mudah bergaul, kreatif, dan mampu melakukan pendekatan
terhadap masyarakat.

0 Komentar