Advertisement

Responsive Advertisement (Contact Me!!!)

QUOTES DAN PELAJARAN BERHARGA DARI SUN TZU “THE ART OF WAR” (PART 1)



Sebagian orang mungkin belum mengetahui siapa tuan Sun Tzu itu. Beliau adalah seorang pemikir militer klasik yang sangat disegani hingga hari ini. Buku yang paling terkenal yang pernah ia buat adalah The Art of War. Buku itu merupakan hasil analisis dan pengamatan langsung beliau terkait seni berperang di medan pertempuran.

Pemikirannya itu banyak menginsipirasi pemimpin dunia. Padahal buku yang ia buat itu diperkirakan ditulis pada rentang 400 – 320 SM. Artinya pemikiran Sun Tzu sangat revolusioner.

Berikut ini beberapa pelajaran yang bisa diambil dari Bukunya yang berjudul The Art of War:

 

“Sebagai seorang pemimpin, kita harus fleksibel memodifikasi perencanaan yang sudah dipetakan sebelumnya jika dirasa lebih menguntungkan dengan memperhatikan kondisi yang tengah terjadi.”

 

“Mantabkan bahwa tujuan utama Anda adakah kemenangan bukan pertempuran yang panjang dan melelahkan.”

 

“Berperang dan memenangkan semua pertempuran bukanlah merupakan keunggulan tertinggi. Kemenangan tertinggi adalah mematahkan perencanaan dan pertahanan musuh tanpa harus bertempur.”

 

“Dalam perang, ahli strategi yang akan memang hanya mencari pertempuran setelah memastikan daoat memoeroleh kemenangan, sedangkan orang yang ditakdirkan untuk kalah akan bertempur terlebih dahulu baru kemudian mencari kemenangan.”

 

“Petarung yang terampil dalam menjalankan manipulasi akan menjaga agar musuh tetap beroperasi berdasar penampilan yang menipu tersebut, yang dengan itu malah dijadikan oleh musuh sebagai pijakan untuk mengambil tindakan.”

 

“Jangan mengulangi taktik yang telah memberi Anda satu kemenangan, tetapi ubahlah metode Anda dengan beragam variasi yang tak terbatas sesuai kondisi yang sedang dihadapi.”

 

“Seni berperang tidak mengajarkan kita untuk bergantung pada kemungkinan musuh tidak akan menyerang, melainkan pada kesiapan kita untuk menghadapinya. Seni berperang juga tidak mengajari kita untuk tidak berharap pada peluang kegagalan serangan musuh, melainkan bahwa kita telah menempatkan diri kita dalam posisi yang tidak mudah diserang.”


Posting Komentar

0 Komentar